⚡ TERBARU
Quote

Pesan KH. M. Najih Maimoen untuk Orang Tua Anak Pintar

Simak nasihat KH. M. Najih Maimoen bagi orang tua yang memiliki anak cerdas agar kepintarannya membawa keberkahan dan diiringi doa serta shalawat.

2 dibaca 0 dibagikan 2 menit baca
Ilustrasi nasihat mendidik anak cerdas sesuai dawuh ulama
“

Kamu kalau punya anak pintar, jangan kebanyakan dipuji. Kalau memuji, cukup dishalawati saja biar tambah berkah kepintarannya.

— KH. M. Najih Maimoen Ketika seorang anak memiliki kecerdasan dan prestasi, tentu orang tua merasa ba

Kamu kalau punya anak pintar, jangan kebanyakan dipuji. Kalau memuji, cukup dishalawati saja biar tambah berkah kepintarannya.

Kecerdasan dan prestasi yang tampak pada diri seorang anak tentu mendatangkan rasa bangga yang besar bagi setiap orang tua. Kebahagiaan ini wajar dirasakan ketika melihat buah hati mampu menunjukkan kemampuan lebih dibandingkan seusianya. Namun demikian, dawuh dari ulama mengingatkan agar rasa bangga tersebut tidak diekspresikan secara berlebihan melalui pujian semata.

Ada sebuah arahan penting agar kekaguman orang tua terhadap kelebihan anak selalu diiringi dengan doa dan harapan baik. Ketika anak menunjukkan prestasi, langkah terbaik adalah menyertainya dengan bacaan shalawat agar potensi yang ia miliki mendatangkan keberkahan yang nyata dalam kehidupannya.

Pujian yang terlalu sering dikhawatirkan justru membawa dampak yang kurang baik bagi perkembangan mental dan spiritual anak. Bisa jadi, anak justru tumbuh dengan rasa bangga diri yang berlebihan, merasa lebih unggul, atau bahkan terjerumus dalam sifat kesombongan terhadap sesama.

Oleh karena itu, shalawat dipilih sebagai bentuk apresiasi yang sarat makna spiritual sekaligus permohonan kepada Sang Pencipta. Dengan bershalawat, orang tua tidak sekadar memuji, melainkan menitipkan keberkahan agar ilmu yang diserap anak membawa manfaat yang luas.

Sebab, pada hakikatnya, kecerdasan intelektual semata belumlah cukup untuk mengarungi kehidupan di masa depan. Anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan juga sangat membutuhkan fondasi akhlak yang kokoh serta kerendahan hati dalam bersikap.

Sikap rendah hati akan menjaga anak untuk tetap menghargai orang lain meskipun ia memiliki kelebihan dalam hal kepintaran. Ilmu yang dipelajari pun akan terasa lebih bermakna manakala disandarkan pada niat baik untuk memberikan manfaat kepada sesama manusia.

Melihat anak tumbuh cerdas dan berprestasi harus disikapi oleh orang tua dengan kewaspadaan dan kebijaksanaan dalam membimbing. Setiap kelebihan yang tampak pada diri anak perlu diarahkan agar semakin mendekatkan diri mereka kepada Sang Pencipta.

Anak yang pintar memang menjadi kebanggaan tersendiri yang menyenangkan bagi keluarga di rumah. Kendati demikian, memiliki anak yang berilmu luas, berakhlak mulia, dan membawa kemaslahatan tentu merupakan anugerah yang jauh lebih besar nilainya.

Peran orang tua sangat menentukan bagaimana potensi tersebut dikelola sehari-hari melalui keteladanan dan bimbingan yang tepat. Pendampingan yang penuh kasih sayang serta doa yang tidak pernah putus menjadi kunci utama dalam mendidik generasi penerus.

Harapan dan doa terbaik senantiasa dipanjatkan agar Allah SWT selalu menjaga anak-anak kita dari segala keburukan. Semoga ilmu yang mereka miliki senantiasa diberkahi dan menjadikan mereka sebagai pribadi yang saleh serta bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Foto: Instagram · Sumber gambar

Sumber: Instagram

PROFIL PENULIS

Dawuh Guru

Kontributor Penerbit Dawuh Guru.