Tempat Ternyaman di Pondok yang Bikin Krasan dan Malas Pulang

Oleh : Redaktur Dawuh Guru

Seorang santri pasti tahu tempat ternyaman di pondok yang bikin krasan dan malas pulang. Meskipun seringkali ada kasus santri yang tidak betah, nyatanya tetap banyak santri yang merasa pondok pesantren ini adalah rumah keduanya.

Di artikel ini, Anda akan menemukan kiat-kiat manjur agar selalu nyaman berada di pondok. Lagipula, yang menentukan tempat ternyaman di pondok yang bikin krasan dan malas pulang Anda sendiri, bukan?

Hal-hal yang Hanya Dialami Anak Pondok

Kalau Anda adalah anak pondok, hal-hal berikut ini pasti sudah sangat umum. Bahkan, hanya mereka yang pernah mengenyam pendidikan di pondok yang memahami hal ini.

  1. Jauh dari keluarga dan orang tua dalam waktu yang lama. Menahan rindu? Sudah biasa.
  2. Jadwal liburan sudah penuh dengan kegiatan pondok yang padat. Mau pulang suka-suka? Sepertinya bukan pilihan.
  3. Jadwal belajar super padat, bahkan seperti tidak ada waktu untuk leha-leha.
  4. Bangun jam tiga pagi bukan lagi masalah. Bahkan hal itu akan menjadi default semua anak pondok.
  5. Setiap aturan yang dilanggar ada konsekuensinya, dan harus ditegakkan.
  6. Menghafal al-quran adalah kegiatan wajib sehari-hari. Tiada hari tanpa hafalan.
  7. Harus bisa bahasa Arab dan akan lebih baik bisa bahasa Inggris juga. Seru, ya!
  8. Resiko terkena penyakit kulit berjamaah, karena harus hidup bersama banyak anak-anak dari berbagai latar belakang. Oleh karena itu, Anda harus aware dan perhatian terhadap kebersihan dan kesehatan diri sendiri.
  9. Terbiasa tidur dengan setidaknya 5 orang di kamar. Bahkan malah merasa sepi apabila harus tidur sendirian.
  10. Langsung jadi pribadi yang lebih mandiri setelah masuk pondok. Semua keperluan yang harus diurus sendiri membuat Anda belajar berbagai survival skills.

 

Tips Jitu Agar Betah di Pondok dan Malas Pulang

Memang tidak dapat dipungkiri kalau berada di pondok akan mengingatkan kita pada keluarga dan rumah yang ditinggalkan. Bahkan tidak jarang kita merasa bahwa diri ini adalah sebatang kara.

Pikiran-pikiran semacam itulah yang membuat Anda sebagai santri semakin ingin kabur karena tidak betah. Namun lebih dari apapun, berpisah dengan apa-apa yang kita cintai membuat kita hargai sebuah pertemuan lebih-lebih daripada sebelumnya.

Lalu bagaimana caranya agar menjadikan pesantren sebagai tempat yang membuat kita betah? Simak beberapa tips berikut ini.

1. Menyendiri Bukan Pilihan yang Bijak

Ketika masih pertama kali masuk pondok, biasanya beberapa anak lebih suka menyendiri. Meskipun awalnya terasa tenang dan nyaman, terlalu sering menyendiri hanya akan membuat Anda kesepian.

Selain itu, mungkin Anda juga merasa bahwa tidak ada orang yang bisa mengerti perasaan Anda. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berbaur dengan yang lain.

Tidak harus akrab saat itu juga, namun mengenal orang-orang baru akan membuat kondisi pikiran dan perasaan Anda menjadi lebih baik. Selain itu, ketika sudah punya banyak kenalan maka manusia tidak akan ingin menyendiri lagi.

2. Perbanyak Teman

Setelah sering berbaur, Anda pasti akan menemukan banyak teman. Memiliki teman ini akan menjadi salah satu motivasi untuk betah berada di pondok.

Anda pun bisa berbagi quote tentang kehidupan dalam Islam dengan teman dan mendiskusikan berbagai hal. Selain itu, Anda tidak akan merasa sendiri lagi.

Lagipula, terkadang rumah itu adalah orang, bukan hanya bangunan beratap dan berlantai saja. Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu di pondok hanya untuk menyendiri, ya.

3. Mengenal Ustadz Lebih Dekat

Meskipun memang Ustadz adalah guru yang menjadi panutan, bukan berarti Anda tidak boleh mengenal guru Anda dengan lebih dekat. Bahkan apabila Anda lebih dekat dengan ustadz dan pengajar di pesantren, Anda akan mendapatkan banyak masukan.

Beliau-beliau ini memiliki banyak nasehat dan kata-kata salaf yang akan membuat Anda lebih semangat menjalani hari selama di pondok. Selain itu, pengalaman yang mereka miliki tentu akan menjadi suntikan motivasi untuk Anda yang baru memulai perjalanan sebagai santri pondok

“Semua ini hanya sementara; tidak ada yang abadi”, mungkin kalimat tersebut juga bisa menenangkan Anda.

4. Tetap Menjaga Kesehatan Jiwa dan Raga

Kegiatan pesantren cukuplah padat dan banyak. Oleh karena itu, penting sekali untuk para santri menjaga kesehatannya.

Siraman rohani dan berbagai pelajaran yang kita terima di pondok mungkin cukup untuk menyegarkan jiwa kita sebagai manusia. Namun tentu saja, Anda juga perlu menjaga kesehatan tubuh. Sepertinya akan sulit untuk mengikuti semua program dan kegiatan apabila jasmani Anda tidak baik.

Oleh karena itu, selalu luangkan waktu untuk berolahraga dan menjaga asupan makanan. Kesehatan hati itu juga terletak di dalam diri, lho.

Apabila Anda sehat lahir batin, bukan tidak mungkin Anda menemukan tempat ternyaman di pondok yang bikin krasan dan malas pulang.

5. Lakukan Kegiatan yang Anda Suka di Waktu Luang

Meskipun kegiatan di pondok bisa dibilang padat, Anda tetap punya waktu luang. Waktu luang ini biasanya sering mengingatkan kita pada rumah dan keluarga yang ada di sana.

Selain itu, bukan tidak mungkin jika Anda berpikiran untuk melakukan kegiatan yang melanggar aturan di pondok, atau bahkan melarikan diri. Oleh karena itu, jangan ragu untuk melakukan kegiatan yang Anda suka selama waktu sedang senggang.

Tapi pastikan kegiatan tersebut berdampak positif dan berguna untuk pribadi Anda sendiri.

Kegiatan yang bisa Anda ambil biasanya tersedia di pondok. Lagipula, beberapa ekstrakurikuler tersebut akan membuat Anda terbuka dengan potensi diri dan semakin betah berada di pondok.

6. Luruskan Niat

Segala sesuatu pasti berangkat dari niat. Tidak peduli seberapa kuat Anda mencoba untuk betah, apabila niatnya masih belum lurus, bukan tidak mungkin bahwa apa yang Anda lakukan saat ini terasa sangat berat. Hal ini juga berlaku untuk anak SD dan yang lebih dewasa.

Lalu bagaimana kalau masuk pondok ini adalah keinginan orang tua? Semua tentunya kembali kepada Anda. Apabila Anda kembali meluruskan niat.

7. Tidak Bosan Berdoa

Sebagai manusia ciptaan Allah SWT, berdoa adalah sebuah keharusan, kewajiban, dan kebutuhan. Segala yang terjadi pada hidup Anda adalah atas izin Allah SWT.

Oleh karena itu, jangan bosan berdoa dan memohon kepadaNya untuk yang terbaik. Tidak hanya berdoa untuk diri sendiri, sempat untuk mendoakan orang-orang yang Anda cintai dan minta didoakan.

Kekuatan doa itu maha dasyat. Maka dari itu, sebaiknya selalu libatkan Allah SWT dengan terus berdoa. Hal ini sepertinya juga menjadi salah satu nasehat untuk anak yang paling populer.

Penutup

Seperti penjelasan sebelumnya, tidak ada orang lain yang bisa membuat Anda merasa betah dan krasan di suatu tempat kecuali Anda sendiri.Oleh karena itu, jadikan pondok sebagai rumah kedua yang Anda cintai. Kenyamanan selalu bisa dibentuk dan dibangun, sehingga Anda akan menemukan tempat ternyaman di pondok yang bikin krasan dan malas pulang.

“Merawat Tradisi, Membangun Peradaban.”

 

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *