Memadukan Metode Salaf dan Modern

Oleh: Huzaifah El Hanif

Pondok Pesantren yang biasanya berdiri di pedesaan sangat banyak di negeri ini, namun berbeda dengan Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Surakarta yang hadir ditengah-tengah kota Surakarta yang begitu ramai dan padat. PP Ta’mirul Islam Surakarta mempunyai tekad agar masyarakat di kota Surakarta khususnya bisa dengan mudah mempelajari ilmu agama, dengan memadukan metode pesantren salaf dan modern. Pondok Pesantren Ta’mirul Islam yang didirikan oleh Alm KH Naharussurur pada tahun 1986 mempunyai syiar dan motto untuk mendukung tercapainya visi dan misi. Adapun motto Pesantren Ta’mirul Islam, yaitu:

Iso ngaji lan ora kalah karo sekolah negeri (Bisa mengaji dan tidak kalah dengan sekolah negeri), syiar ini mengandung maksud yang sangat mendalam, mendorong para santri untuk selalu bersungguh sungguh belajar dan mengaji di pondok, menjalani segala pendidikan yang telah direncanakan. Karena pondok tidak hanya membimbing santri untuk berprestasi di sekolah, tetapi juga mendidik santri untuk menjadi insan yang mandiri, berakhlak mulia, berguna bagi orang lain dan mampu membawa misi da’wah islam dalam kehidupan mereka.

Semoga dengan Syiar tersebut para santri tidak hanya mahir dalam mengaji Al Qur’an maupun kitab, tetapi juga mempunyai keterampilan yang diperlukan ketika terjun di masyarakat.

*Huzaifah El Hanif. (Alumni PP Ta’mirul Islam Surakarta, Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta)

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *