Kenapa Harus Menulis?

Oleh: Sunaji, M.Pd.

Menulis tidak hanya untuk mengungkapkan isi hati, kata-kata bijak tetapi menulis akan menjadikan kita abadi, manfaat daripada menulis juga sangat  luar biasa akan menjadikan amal ibadah jariyah untuk kita nanti,   betapa pentingnya menulis di era globalisasi Society 5.0 ini karena dunia dipenuhi dengan IT, Semua kehidupan sudah bergandengan erat dengan dunia teknologi.

Pramoedya Ananta Toer perna mengatakan bahwa “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Ini juga salah satu motivasi untuk para siswa juga para mahasiswa dan kalangan muda, cobakita bayangkan dunia tanpa menulis apa jadinya, sehingga sangat penting untuk para generasi muda agar selalu menulis, baik itu berupa artikel, Berita, buku  atau yang lagi viral hari ini adalh menulis Jurnal Penelitian.

Menulis itu sangat penting sekali , karena adanya Tulisa-tulisan ini akan memberikan informmasi yang sangat berguna dan bermanfaat bagi orang lain terutama yang membutuhkan, sesimple apapun dan sesederhana apapun karya tulisan kita yang kita tulis itu pasti akan bermanfaat untuk orang yang sangat membutuhkan, Menulis itu penting karena menulis adalah salah satu sarana komunikasi yang terpercaya dan mudah di akses di era Society ini. Dunia tanpa menulis mungkin tidak akan ada sasta, Bahkan mungkin kalau Al Quran dan Hadist tidak dibukukan/ditulis maka apa jadinya generasi kita hari ini.

Kitab-kitab Salaf masih eksis sampai hari ini yang digunakan oleh banyak pondok pesantren itu jiga jasa darpada para pengarang kitab atau para penulis hadist, maka kita harus berterima kasih dengan para penulis buku atau kitab, Al Ghozali menjadi salah satu ulama fenomenal lewat Ihya’ Ulumuddinnya.

Pengalaman dan ungkapan sebuah pengetahuan itu dapat kita sampaikan secara lisan dan secara tertulis, Ketika sebuah wawasan ilmu itu kita sampaikan lewat lisan , mungkin hanya ada satu, dua atau hanya beberapa kecil yang mengetahui ilmu yang kita sampaikan, karena hanya sedikit dianatara yang mendengarkan dan mengambil manfaatnya. Sangat beruntung bagi kita semua masayarakat yang mempunyai keahlian Publik Speaker, orang yang biasa bicara didepan banyak orang seperti guru, dosen, ustadz Kiyai , Motivator. Mungkin ini sedikit lebihbaik karena punya banyak masa dalam menyampaikan ilmu adan juga pengetahuan.

Sekarang ini media sosial memberikan peluang kepada kita semua dari kalangan elemen masyarakat untuk berbicara kepada ratusan, ribuan, puluhan ribu orang, bahkan jutaan orang. Melalui twitter, instagram, facebook, tik tok, dan beragam media sosial lainnya, kita dapat berbagi pengetahuan atau pengalaman secara real time. Seberapa banyak yang dapat menikmatinya sangat tergantung kepada follower yang kita miliki. Semakin banyak follower semakin banyak pihak yang dapat mengambil manfaat dari apa yang kita tulis. Komunikasi melalui medsos ini sebagian di antaranya tetap mengandalkan kemampuan menulis ketika kita hendak mengekspresikan diri kepada banyak orang.

Buku dan kitab kuning adalah jenis tulisan yang tingkat keabadiannya paling meyakinkan. Sampai sekarang kita masih menikmati tulisan-tulisan ulama terkenal seperti Imam al-Ghazali, Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Ibnu Taimiyah, Ibnu Miskawaih, Ibnu Araby, Ibnu Khaldun, Ibnu Sina, dan seterusanya. Kita juga dapat menikmati pemikiran-pemikiran filsafat Yunani kuno dari Aristoteles, Plato, Socrates, Phytagoras yang hidup beberapa abad sebelum masehi, ini adalah manfaat daripada menulis.

Kitab dan kumpulan buku itu sangat bisa di pertaruhkan bisa bertahan lamabahkan ratusan tahun bahkan ribuan tahun, karena pada umumnya buku ditulis dengan lebis serius disbanding sekedar artikel dan berita harian yang lebih pendek, melalui buku dan kit akita semua bisa merujuk untuk dijadikan refrensi dalam penulisan karya ilmiyah, baik itu skripsi, Tesis atau disertasi. Kitab Shoheh bukhori, Bukhori Muslim atau khutubus sittah ini mampu mewarnai kehidupan dunia yang di apaki acuan dalam mengembangkan sebuah hukum social kemasyarakatan.ini dalah  contoh karya tulis  yang ditulis secara baik dan mendalam yang tetap menjadi bacaan penting umat Islam di seluruh dunia setelah dinikmati berbagai kalangan selama hampir seribu tahun. Entah berapa ratus juta atau bahkan berapa milyar orang pernah membaca atau menyimak dan mengamalkan hukum yang terkandung dalam hadis itu.

Ada beberapa hal manfaat Kenapa kita harus menulis, yang pertama mengasah kemampuan dasar manusia ini adalah salah satu kemampuan dasar yang dimiliki oleh semua orang, jika kemampuan dasar ini sudah dikuasai baik itu mulai tingkat dasar maupun menengah ini akan mampu membentuk diri manusia dalam berperan untuk memajukan sebuah literasi dalam dunia tulis-menulis.

Manfaat yang kedua menulis akan menjadi bukti sejarah menulis itu sangat penting karena adanya sebuah tulisan bisa menjadi bukti nyata telah terjadi sesuatu hal yang penting di suatu masa atau zaman. Pengetahuan suatu sejarah bisa diketahui oleh banyak kalangan masyarakat berkat sebuah adanya tulisan yang menjelaskan yang telah memberikan gambaran kejadian tersebut, seperti contoh misalnya sejarah peradaban penyebaran Islam di nusantara yang di bawah oleh para Wali Songo juga beberapa contoh-contoh yang lain seperti runtuhnya kekuasaan Abbasiyah dan masih banyak yang lainnya, seandainya itu tidak ditulis dan diukir dalam sebuah prasasti maka sejarah negara ataupun sejarah peradaban dunia akan sirna dan tidak pernah diketahui oleh orang lain.

Manfaat daripada menulis yang ketiga adalah memberikan kemanfaatan kepada orang lain, dengan adanya sebuah tulisan kita mampu memberikan informasi yang bermanfaat kepada orang lain baik itu hanya sekedar informasi kecil contoh riilnya di lapangan kita sering melihat tulisan-tulisan di pinggir-pinggir jalan bahkan di sebuah ganggang tertentu ini sangat memberikan dampak positif kepada para pengendara ataupun orang yang sedang lewat , dan di zaman modern seperti ini banyak juga kontes-kotes para ulama para Kyai yang mampu dijadikan sebuah rujukan oleh semua kalangan dan semua itu tidak lepas daripada Bagaimana mengembangkan dunia tulis-menulis.

Manfaat yang berikutnya yang keempat menulis dapat memberikan sarana komunikasi yang sangat terpercaya, karena ada beberapa kode etik yang harus dijalankan sebagai seorang penulis atau jurnalis sehingga tulisan-tulisan yang di publish itu tidak hanya sekedar tulisan tetapi mengandung beberapa unsur dan tidak keluar dari koridor yang ditentukan oleh jurnalis, di dalam menulis baik itu di blog maupun di halaman-halaman tertentu baik di Jawa Pos detik dan lain-lain itu tidak hanya sekedar informasi biasa tetapi disitu mengandung banyak sekali pengetahuan dan pengalaman daripada seorang penulis sehingga dampak yang didapatkan sangat luar biasa sebagai sarana untuk komunikasi satu dengan yang lainnya.

Bukti daripada manfaat menulis yang kelima adalah sebagai bukti keahlian, menulis membutuhkan sebuah keahlian daripada seseorang karya tulis yang diterbitkan baik itu berupa buku, media cetak online dan jurnal merupakan alur pemikiran mendalam dan komprehensif atau suatu permasalahan yang dipikirkan atau diteliti, seorang doktor misalnya dia akan diuji keahliannya jika sudah membuat teori baru atau mengembangkan sebuah teori dalam menuliskan pada sebuah karya tesis atau jurnal Begitu juga dengan seorang yang lulus perguruan tinggi dia akan diuji dengan keahlian akademiknya dalam melakukan sebuah penelitian sehingga kelayakan dalam mendapatkan gelar sarjana atau magister itu sudah melalui beberapa tahapan-tahapan diantaranya adalah membuat sebuah karya ilmiah

Media social membrending kita semua untuk selalu mengembangkan kreatifitas kita dalam mengembangkan dunia IT lewat karya tulis. Bersahabtalah dengan tinta karena dunia punya banyak cerita., Ayo menulis , menulis itu Asyik.

 

Share:

Dawuh Guru

Merawat Tradisi, Membangun Peradaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.