Hukum Investasi Forex Dalam Islam

Hukum Investasi Forex Dalam Islam

Hukum Investasi Forex Dalam Islam adalah diperbolehkan, tetapi ada ketentuan-ketentuannya secara detail dibahas di akhir artikel ini. Menurut Elvi Tamala, dalam Skripsinya yang berjudul ransaksi Investasi Forex Online Trading (Jual Beli Uang) dalam Persfektif Hukum Islam (Studi di PT. Monex Investindo Futures Cabang Puri Indah Jakarta Barat) Forex online trading merupakan sebuah investasi atau bisnis jual beli mata uang asing. Bisnis ini memanfaatkan platfrom internet sebagai alat dari bisnisnya, adapun konsep jual beli mata uang / valuta asing yaitu pada prinsipnya merupakan pertukaran mata uang terhadap mata uang lainnya dengan tujuan untuk mandapatkan profit (keuntungan) dari perbedaan nilai mata uang. Diaman kita dipasilitasi oleh broker (perusahaan pialang berjangka) untuk menjual ataupun membeli di pasar valuta asing (forex) dengan berbagai macam mata uang dunia untuk mendapatkan keuntungan.

Trading forex bersifat Two Ways Opportunity yaitu bisa meraih keuntungan dengan memanfaatkan harga turun Jual beli valuta asing memang diperbolehkan dalam islam namun Transaksi Investasi Forex Online Trading ( Jual Beli mata Uang ) ini jauh dari konsep As-sharf yang sudah tercantum dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No: 28/DSN-MUI/III/2002 tentang jual beli mata uang (As-Sarf), yang berbunyi “Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).

Pengertian Hukum Investasi

Investasi (investment) didefinisikan oleh Black Law Dictionary sebagai: an expenditure to acquire property or assets to produce revenue; a capital outlay. Menurut Kamus Bahasa Indonesia, investasi diartikan sebagai pe- nanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek dengan tujuan memperoleh keuntungan. Sornarajah merumuskan penanaman modal sebagai: the transfer of tangible or intangible assets from one country into another for the purpose of their use in that country to guarantee wealth under the total or partial control of the owner of the asset.

Pengertian Hukum Investasi menurut Salim HS dan Budi Sutrisno adalah keseluruhan kaidah hukum yang mengatur hubungan antara investor dengan penerima modal, bidang-bidang usaha yang terbuka untuk investasi, serta mengatur tentang prosedur dan syarat-syarat dalam melakukan investasi dalam suatu negara.

Investasi memiliki pengertian yang sangat luas karena mencakup investasi langsung (direct investment) maupun investasi tidak langsung (indirect investment) atau yang dikenal dengan portfolio investment. Perbedaan mendasar antara investasi langsung dan tidak langsung, terutama terletak pada pengelolaan dan pengawasan perusahaan serta kepemilikan saham di dalam perusahaan. Pada investasi tidak langsung, ada pemisahan pengelolaan dan pengawasan yang dilakukan oleh investor, dengan kata lain investor tidak melakukan pengelolaan dan pengawasan di dalam perusahaan secara langsung. Adapun pada investasi langsung, investor ikut serta melakukan pengelolaan dan pengawasan perusahaan. Selain itu, pada investasi langsung, investasi dilakukan dengan melakukan ke- giatan usaha, atau pendirian perusahaan/pabrik, dan/atau mengerjakan proyek. Adapun pada investasi tidak langsung dilakukan dengan membe-li surat berharga atau portofolio seperti saham atau obligasi.[1]

Pengertian Forex

Hukum Investasi Forex Dalam Islam

Foreign exchange atau yang biasa disingkat forex adalah sebuah transaksi pertukaran mata uang asing. Istilah ini lebih dikenal dengan sebutan valuta asing atau valas dalam bahasa Indonesia. Adapun terjadinya pertukaran mata uang asing ini tidak lain adalah karena adanya kebutuhan atas mata uang asing tersebut, seperti perjalanan ke luar negeri, berbelanja barang dari luar negeri, dan sebagainya.

Di samping kebutuhan non-profit, beberapa orang melakukan perdagangan forex dengan tujuan untuk mendapat laba. Pihak tersebut akan membeli sejumlah nominal mata uang tertentu untuk mendapat selisih keuntungan. Pelaku trading forex semacam ini tentu telah berpengalaman dan selalu memperhatikan berbagai macam faktor yang memberi pengaruh terhadap naik dan turunnya mata uang dunia.

Sejarah Singkat Forex

Masyarakat dunia tidak dapat membeli mata uang asing sebelum tahun 1944. Seperti contoh, seorang Amerika Serikat yang hanya memiliki dolar tidak dapat membeli mata uang Euro saat berjalan-jalan ke tanah Eropa. Pun ketika dia terpaksa membayar beberapa kebutuhannya, dolar Amerika Serikat tidak akan diterima sebagai alat jual beli.

Sebagai gantinya, seluruh transaksi internasional di semua penjuru dunia menggunakan harga emas internasional sebagai acuan untuk seluruh mata uang negara di perdagangan internasional. Barulah setelah 1970, mata uang dolar Amerika Serikat dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang dapat diterima di seluruh dunia.

Cara Kerja Forex

Masih banyak pihak yang menganggap bahwa forex adalah hanya sebagai permainan atau bahkan judi. Hal ini tidak lain didasari oleh kegiatan forex dinilai mengandalkan keberuntungan serta sistem prediksi. Hal ini kurang tepat sebab forex juga memerlukan kecermatan dan berbagai perhitungan serta analisis.

Peran Broker

Pihak yang ‘bermain’ forex—biasa disebut trader—akan mengelola dan menjalankan transaksi yang dapat dilakukan sendiri maupun menggunakan jasa para broker kredibel. Broker dalam hal ini tak cuma berlaku sebagai perantara, tetapi juga penyedia fasilitas seperti sistem keamanan, rekening terpisah, sarana transaksi, dan sebagainya. Broker ini jugalah yang menjadi informan bagi para trader untuk melakukan analisis pasar.

Fluktuasi Nilai Tukar Mata Uang

Perlu diketahui bahwa dalam pasar forex tidak ada pusat atau acuan nilai suatu mata uang. Dalam kata lain, tidak ada individu, lembaga, atau organisasi yang dapat menggerakkan pasar forex kecuali pihak tersebut memiliki dana yang sangat besar untuk menggerakkan harga pasar walaupun pada akhirnya pengaruh yang diberikan tidak terlalu signifikan.

Adapun transaksi pada pasar forex dapat terjadi karena adanya fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Faktor penyebabnya pun beragam, seperti gejolak ekonomi di negara-negara besar, kondisi geopolitik, tingkat suku besar, dan sebagainya. Hal ini pun akan berujung pada konsep supply dan demand. Seperti contoh, ketika kondisi global membuat banyak orang membutuhkan dolar Amerika Serikat, maka nilai mata uang tersebut akan meningkat—sebaliknya, terlalu banyak dolar Amerika Serikat yang beredar akan menurunkan nilai mata uang tersebut.

Cara Melakukan Trading

Forex trading pada prinsipnya adalah pembelian simultan dari sebuah mata uang dan penjualan mata uang lainnya. Pasangan mata uang tersebut kemudian diperdagangkan secara bersamaan.  Untuk selengkapnya, simak contoh berikut.

Misal: EUR/USD = 1.23700

Mata uang yang berada di sisi kiri (dalam hal ini Euro) adalah mata uang dasar, dan mata uang di sisi lainnya disebut mata uang kutipan. Notasi di atas menunjukkan bahwa 1 unit mata uang dasar senilai dengan 1,23700 mata uang kutipan (1 euro = 1,23700 USD).

Dengan begitu, kamu harus membayar sebesar 1,23700 USD jika ingin membeli 1 Euro. Sebaliknya, jika ingin menjual 1 euro yang dimiliki, maka kamu akan mendapatkan 1,23700 USD.

Forex adalah sebuah transaksi mata uang asing yang semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk melakukan investasi. Perdagangan valas ini melibatkan pasangan mata uang tertentu sesuai yang dipilih dan dapat diperjualbelikan sesuai kondisi tertentu untuk mencapai hasil maksimal.[2]

Fatwa MUI Tentang Valas Atau Trading Forex

Hukum Investasi Forex Dalam Islam

Fatwa MUI Tentang Valas Atau Trading Forex. Berikut adalah lampiran Fatwa MUI tentang jual beli mata uang (Al-Sharf) atau valas, atau lebih di kenal forex trading. Silahkan dibaca secara seksama.

Fatwa Dewan Syari’ah Nasional Majelis Ulama Indonesia

No: 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf)

Menimbang :

  1. Bahwa dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan, seringkali diperlukan

transaksi jual-beli mata uang (al-sharf), baik antar mata uang sejenis maupun antar mata uang berlainan jenis.

  1. Bahwa dalam ‘urf tijari (tradisi perdagangan) transaksi jual beli mata uang dikenal beberapa

bentuk transaksi yang status hukumnya dalam pandangan ajaran Islam berbeda antara satu  bentuk dengan bentuk lain.

  1. Bahwa agar kegiatan transaksi tersebut dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-Sharf untuk dijadikan pedoman.

Mengingat :

  1. “Firman Allah, QS. Al-Baqarah[2]:275: “…Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…”
  2. “Hadis nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Sa’id al-Khudri:Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)’ (HR. albaihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban).
  3. “Hadis Nabi Riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi s.a.w bersabda: “(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.”.
  4. “Hadis Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khattab, Nabi s.a.w bersabda: “(Jual-beli) emas dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai.”
  5. “Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa’id al-Khudri, Nabi s.a.w bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagaian atas sebagian yang lain; dan janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan yang tunai.
  6. “Hadis Nabi riwayat Muslim dari Bara’ bin ‘Azib dan Zaid bin Arqam : Rasulullah saw melarang menjual perak dengan emas secara piutang (tidak tunai).
  7. “Hadis Nabi riwayat Tirmidzi dari Amr bin Auf: “Perjanjian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali perjanjian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.”
  8. “Ijma. Ulama sepakat (ijma’) bahwa akad al-sharf disyariatkan dengan syarat-syarat tertentu.

Memperhatikan :

  1. Surat dari pimpinah Unit Usaha Syariah Bank BNI no. UUS/2/878
  2. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syari’ah Nasional pada Hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423H/ 28 Maret 2002.

MEMUTUSKAN :

Dewan Syari’ah Nasional Menetapkan : FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF).

Pertama : Ketentuan Umum

Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan).
  2. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan).
  3. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh).
  4. Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai.

Kedua : Jenis-jenis transaksi Valuta Asing

  1. Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional.
  2. Transaksi FORWARD, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2×24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, arena harga yang digunakan adalah harga yang diperjanjikan (muwa’adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah)
  3. Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).
  4. Transaksi OPTION yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).

Ketiga : Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diubah dan disempurnakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Jakarta

Tanggal : 14 Muharram 1423 H / 28 Maret 2002 M[3]

DEWAN SYARI’AH NASIONAL – MAJELIS ULAMA INDONESIA

[1] Buku Hukum Investasi By Dr. Mas Rahmah, S.H., M.H., LL.M.

[2] https://www.akseleran.co.id/blog/forex-adalah/

[3] http://mui.or.id/wp-content/uploads/files/fatwa/28-Jual_Beli_Mata_Uang.pdf

 

Pencarian Terkait:

hukum investasi bitcoin dalam islam

makalah tentang hukum investasi

unsur unsur hukum investasi

hukum investasi forex dalam islam

hukum investasi saham menurut mui

hukum investasi dan pasar modal

hukum investasi saham online

hukum investasi dan penanaman modal

hukum investasi

hukum investasi dalam islam

hukum investasi saham menurut islam

hukum investasi uang dalam islam

hukum investasi di indonesia

hukum investasi online

hukum investasi saham dalam islam

hukum investasi emas

hukum investasi adalah

hukum investasi pdf

buku hukum investasi

hukum investasi saham

buku hukum investasi dan pasar modal

hukum investasi saham syariah

hukum investasi indonesia

pengertian hukum investasi dan pasar modal

dasar hukum investasi

makalah hukum investasi

hukum investasi emas rumaysho

pertanyaan tentang hukum investasi

pengertian hukum investasi

hukum investasi emas online

jurnal hukum investasi

hukum investasi emas dalam islam

dasar hukum investasi syariah

hukum investasi emas menurut islam

makalah hukum investasi dan pasar modal

perkembangan hukum investasi di indonesia

sejarah hukum investasi di indonesia

hukum investasi crypto

materi hukum investasi

hukum investasi reksadana

sejarah hukum investasi

hukum investasi syariah

asas hukum investasi

hukum investasi cryptocurrency

hukum investasi reksadana dalam islam

ruang lingkup hukum investasi

hukum investasi dan pasar modal pdf

dasar hukum investasi di indonesia

makalah hukum investasi pdf

pengertian hukum investasi menurut para ahli

hubungan hukum investasi dengan hukum lingkungan

hukum investasi bitcoin

politik hukum investasi di indonesia

landasan hukum investasi syariah

politik hukum investasi

sumber hukum investasi

materi hukum investasi dan pasar modal

makalah hukum investasi dan pasar modal pdf

materi kuliah hukum investasi pdf

objek dan ruang lingkup kajian hukum investasi

definisi hukum investasi

contoh makalah hukum investasi

hukum investasi online menurut islam

makalah hukum investasi syariah

hukum investasi emas digital

teori hukum investasi

hukum investasi emas di pegadaian

hukum investasi saham nu online

hukum investasi dalam islam nu online

hukum investasi konsultasi syariah

hukum investasi emas pegadaian

hukum investasi kripto

hukum investasi dinar menurut islam

hukum investasi pasar uang

skripsi hukum investasi dan pasar modal

hukum investasi emas dalam islam rumaysho

hukum investasi emas non fisik

hukum investasi saham konvensional

kuliah hukum investasi

jurnal hukum investasi syariah

hukum investasi saham rumaysho

hukum investasi saham online dalam islam

uu hukum investasi

hukum investasi dalam islam konsultasi syariah

hukum investasi cryptocurrency dalam islam

hukum investasi emas syariah

dasar hukum investasi dalam islam

hukum investasi saham dalam islam rumaysho

hukum investasi syariah pdf

hukum investasi saham mui

hukum investasi emas online dalam islam

hukum investasi emas di bukalapak

hukum investasi emas nu online

hukum investasi saham menurut pandangan islam

dasar hukum investasi saham

pengertian hukum investasi menurut uu no 25 tahun 2007

hukum investasi modal dalam islam

hukum investasi saham di bank

hukum investasi nu online

hukum investasi saham dalam pandangan islam

hukum investasi emas di dana

hukum investasi emas konsultasi syariah

hukum investasi emas di pegadaian menurut islam

hukum investasi reksadana syariah

hukum investasi pertambangan termasuk dalam hukum

hukum investasi dana syariah

hukum investasi saham dalam islam salaf

hukum investasi dalam islam rumaysho

contoh hukum investasi

hukum investasi reksadana menurut islam

hukum investasi dollar dalam islam

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *