Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu Isya

Ap aitu Qodho Sholat?

Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu Isya – Qodho atau Qadla (dalam shalat) ialah melaksanakan shalat sesudah habisnya waktu, atau sesudah waktu yang tidak mencukupi untuk menyelesaikan satu rakaat atau lebih. Kondisi sebaliknya disebut adâ’. Pengertian Qadho itu adalah menurut Mustafa al-Khin dan Musthafa al-Bugha dalam kitab al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Madzhabi Imam al-Syafi’i (Surabaya: Al-Fithrah, 2000), juz I, hal. 110.

Dari keterangan di atas bisa kita simpulkan bahwa jika shalat dilaksanakan di dalam waktunya disebut sebagai adâ’ dan jika dilaksanakan di luar waktunya maka disebut qadla.

Baca Juga: Tata Cara Tayamum

Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu Isya

  1. Tidak ada cara khusus untuk mengganti shalat yang terlewat itu kecuali secepat mungkin mulai melaksanakannya.
  2. Jumlah rakaat serta gerakan-gerakannya sama seperti shalat yang ditinggalkan itu.

Lupa ataupun sengaja, shalat yang kita tinggalkan harus segera kita qadla. Hal ini senada dengan dalil hadis riwayat Imam Bukhari No. 572:

من نام عن صلاة أو نسيها فليصلها إذا ذكرها،

لا كفارة لها إلا ذلك

“Barangsiapa meninggalkan shalat karena tertidur atau lupa, maka laksanakanlah shalat saat ia ingat. Tidak ada denda baginya kecuali hal tersebut.”

Baca Juga: Tata Cara Tayamum

 Macam-Macam Qodho Sholat

Masih menurut al-Khin dan al-Bagha, ada dua macam qadla yakni:

وقد اتفق جمهور العلماء من مختلف

المذاهب على أن تارك الصلاة يكلف بقضائها، سواء تركها نسياناً أم عمداً، مع الفارق التالي: وهو أن التارك لها بعذر كنسيان أو نوم لا يأثم، ولا يجب عليه المبادرة إلى قضائها فوراً، أما التارك لها بغير عذر- أي عمداً – فيجب عليه – مع حصول الإثم – المبادرة إلى قضائها.

“Mayoritas ulama dari berbagai ulama sepakat bahwa seseorang yang meninggalkan shalat dituntut untuk mengqadla-nya, ia meninggalkannya secara sengaja ataupun tidak, perbedaanya adalah: jika ia meninggalkan shalat karena udzur, baik lupa ataupun tidur maka ia tidak berdosa namun mesti segera mengqadla-nya, sedangkan bagi yang meninggalkannya dengan sengaja, maka ia terkena dosa dan dituntut segera mengqadla-nya.”

 

Cara Mengqodho Sholat Maghrib

  1. Tidak ada cara khusus untuk mengganti shalat yang terlewat itu kecuali secepat mungkin mulai melaksanakannya.
  2. Jumlah rakaat serta gerakan-gerakannya sama seperti shalat yang ditinggalkan itu.

Lupa ataupun sengaja, shalat yang kita tinggalkan harus segera kita qadla. Hal ini senada dengan dalil hadis riwayat Imam Bukhari No. 572:

من نام عن صلاة أو نسيها فليصلها إذا ذكرها،

لا كفارة لها إلا ذلك

“Barangsiapa meninggalkan shalat karena tertidur atau lupa, maka laksanakanlah shalat saat ia ingat. Tidak ada denda baginya kecuali hal tersebut.”

Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin. Wallahu a’lam.[1]

[1] (Muhammad Ibnu Sahroji) Sumber: https://islam.nu.or.id/post/read/82710/cara-mengqadha-shalat-yang-terlewat

No more articles